Programs

“Youth Initiative: Advancing Sustainability in Maritime Supply Chains” in Collaboration Emancipate Indonesia and IPMI Executive Student Board

Venue: IPMI Business School
Tanggal: 5 Mei 2018

Indonesia memiliki potensi potensi sumber daya alam yang kaya. Sumber daya alam di dalam laut Indonesia seperti terumbu karang, ikan, minyak bumi, biota laut, dan lain-lain.

Dengan potensi ini, ia memberi peluang besar serta tantangan yang harus dijawab baik dari pemerintah Indonesia kepada masyarakat Indonesia sendiri, terutama masalah yang sering terjadi di perairan Indonesia. Masalah-masalah ini termasuk hal-hal seperti batas negara dengan negara lain, kerusakan ekosistem laut karena kegiatan manusia dan penyebab alami.

Sebagai satu-satunya organisasi maritim pemuda Indonesia, IMC mengakui bahwa tidak hanya urusan pemerintahan, tetapi masyarakat umum, terutama pemuda, yang memiliki peran penting dalam menyuarakan pendapat mereka untuk menemukan solusi bagi kondisi bawah laut Indonesia yang dapat mempengaruhi kemanusiaan, khususnya warga negara Indonesia. Dengan demikian, sebagai generasi muda yang peduli dengan Indonesia sebagai negara maritim dalam hal semua aspek yang ingin kita upayakan untuk meningkatkan kesadaran publik dan pemerintah untuk lebih memperhatikan maritim. Oleh karena itu IMC dan Emancipate Indonesia dan Student Executive Board IPMI ingin mengambil kesempatan ini untuk mendorong kaum muda untuk mensosialisasikan dan mendidik tentang pentingnya supply chain in maritime.

Gambaran yang sangat besar dari praktik penangkapan ikan yang tidak sustainable adalah meroketnya permintaan global untuk makanan laut. Dengan demikian, hanya permintaan konsumen yang berkelanjutan yang akan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak tersebut dan menjadikan kapal sebagai ruang untuk diskusi di antara para pemangku kepentingan.Adapun acara ini berupa talkshow yang diisi oleh instansi pemerintah, swasta, LSM serta akademisi. Berikut adalah panelist speakers yang diundang acara ini:

  1. Ir. Hoetomo Lembito, MBA. CSLP (CEO of PT. Ugra Taraka Sigra)
  2. Rima Agristina, SH, SE, MM (Ketua Program Studi S2 IPMI Business School)
  3. Marthin Hadiwinata (Ketua Harian Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia)
  4. Ir. Damos Dumoli Agusman, SH.MA (Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri)
  5. Brahmantya Satyamurti Poerwadi, S.T. (Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Perikanan)

Acara dilanjutkan dengan membentuk focus group discussion yang menghasilkan sebuah policy brief” dengan bentuk infografis mengenai hasil pertemuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *